Fokus dan Ruang Lingkup
Larisa Bahasa Indonesia berupaya menerbitkan perpaduan yang seimbang antara artikel penelitian teoretis atau empiris, studi kasus, makalah ulasan, studi komparatif, dan makalah eksplorasi berkualitas tinggi. Larisa Bahasa Indonesia menyediakan tempat bagi para peneliti dan praktisi Bahasa Indonesia untuk berdiskusi. Harus ada diskusi kritis terhadap isu-isu dan kontribusi baru dan signifikan yang berkaitan dengan humaniora termasuk studi semua bahasa dan sastra, budaya, humaniora, seni, sejarah, dan filsafat. Larisa Bahasa Indonesia bertujuan untuk mengeksplorasi unsur budaya dan masyarakat Indonesia melalui publikasi temuan penelitian dan inovasi ilmiah yang secara praktis relevan bagi pelestarian budaya lokal dan perkembangan pendidikan bahasa indonesia. Larisa Bahasa Indonesia menerima artikel dalam bentuk bahasa indonesia dan bahasa inggirs, akan tetapi lebih disukai dalam bentuk bahasa inggris. Fokus larisa bahasa indonesia terbagi menjadi 2 bagian yaitu:
1. Bahasa indonesia murni diantaranya adalah Kebudayaan (kajian unik tentang seni pertunjukan dan budaya klasik, tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, dan seni budaya modern seperti seni tari, seni rupa, dan seni musik juga mencakup kajian sastra Indonesia tentang permasalahan sastra klasik dan kontemporer); Media (Studi budaya dan media, Media Baru dan Masyarakat Kontemporer); Gender (Budaya Perkotaan, Bias Gender, dan Ketidaksetaraan Gender); Lingkungan hidup (adat istiadat, sosial dan lingkungan, pemanfaatan lahan dan sumber daya alam); Kebencanaan (kearifan lokal dan sosial budaya, penanggulangan bencana, pemberdayaan masyarakat, kelangsungan hidup dan kemanusiaan, organisasi tanggap darurat bencana dan sosial); linguistik (bentuk, fungsi, perkembangan dan evolusi bahasa yang digunakan manusia, termasuk analisis wacana, studi penerjemahan, linguistik forensik, dan studi terkait linguistik lainnya); sastra (studi tentang karya imajinasi tertulis, yang mana puisi, drama, dan fiksi naratif merupakan jenis atau genre yang paling dikenal saat ini); sejarah (kronologis, seperti sejarah lokal, sejarah sosial, sejarah budaya, sejarah ekonomi, sejarah politik, sejarah militer, sejarah intelektual, sejarah lingkungan, dan kajian sejarah lainnya).
2. Pendidikan bahasa Indonesia diantaranya adalah proses belajar mengajar Bahasa Indonesia; TIK dalam pendidikan Bahasa Indonesia; penilaian dan evaluasi pendidikan Bahasa Indonesia; kreativitas dan inovasi dalam pengajaran dan pembelajaran Bahasa Indonesia; psikologi dalam pendidikan Bahasa Indonesia; Media audiovisual (aspek pendidikan Bahasa Indonesia); dan Penelitian Tindakan Kelas.