Teachers’ Difficulties at SMKN 1 Proppo Pamekasan Teaching English As A Foreign Language
Kata Kunci:
english language, learning, teacher difficultiesAbstrak
Banyak bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi, salah satunya adalah bahasa Inggris, yang harus dipelajari oleh semua orang di seluruh dunia karena merupakan bahasa internasional. peneliti menggunakan tiga guru bahasa Inggris di kelas X, XI, dan XII di SMK. Purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing menjadi sulit di banyak tempat di mana tidak ada paparan bahasa Inggris yang memadai. Kurangnya paparan bahasa Inggris juga berkontribusi pada kurangnya kesempatan bagi siswa untuk menggunakan bahasa Inggris
Unduhan
Referensi
Ajibola, M. A. (2010). Confronting the challenges 66 Journal of Foreign Language Teaching & Learning Vol.2 No.2 July 2017
Burn., &. Richard (1990). Second' and 'foreign' in Second Language Acquisition Foreign Language Learning, ( Philadelphia, PA : [tp], 1990) p. 2)
Chen, Y. (2007). Learning to learn: The impact of strategy training. ELT Journal, 619(1), 20-29. Retrieved January 01, 2007, from http://dx.doi.org/10.1093/pplin/amp007
Crystal, David. (1978). Advenced Conversational English, Longman.Griffiths, C. (2007). Language learning strategies: Student's and teacher's perceptions. ELT journal, 61(2), 91-99, http://dx.doi.org/10.1093/elt/ccm001
Fatiloro, O. F. (2015). Tackling the challenges of teaching English language as second language (ESL) in Nigeria. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME), 26-30.
Gultom, Effendy. (2015). English Language Teaching Problem Indonesia. proceeding: 7th International Seminar on Regional Education, vol. 3, November 5-7, 2015
HakiElimu. (2009). "Who is a Teacher?" Quality Teacher for Quality Education : Deer es Salam : Print Factory LTD,(Online).Retrieved2009,from http://hakielimu.org/files/publication/WHO%2015%20A%20TEACHER_R. Pdf
Irimiea, Silvia. (2016). English as a Foreign Language. What Challenges Do Teachers of English Face? LXI,1, 2016,PP.145-158.Retrieved2017,from http://studiageographia.geografie.ubbcluj.ro/wp/context/uploads/2017/01/iri miea_1_2016.pdf
Kannan, R. (2009). Difficulties in learning English as a second language. ESP World, 8(5), 1-4.
Khajloo, A. I. (2013). Problems in teaching and learning English for students. International Journal of Engineering Research and Development Vol. 7, 56- 58
Khan, I. A. (2011). Challenges of teaching/learning English and management. Global Journal of Human Social Science Vol. 11, 68-79
Lauder, A. (2008). The status and function of English in Indonesia: A review of key factors. Makara, Social Humaniora, 12(1), 9-20.
Lengkenawati, N. S. (2015). EFL Teachers Competence in The Context of English Curriculum 2004 : Implication for EFL Teacher Education, (Indonesia University of Education).
Linnan, Christopher. (2014). Thought on Teaching English in Indonesia, (Online). Retrieved from http://indonesiaful.com/2014/12/25/thoughts-on-teachingenglish-in-indonesia
Long, R. B. (1969). Linguistic universal , deep structure, and English as a second language. TESOL Quarterly, 3, 123-132. Retrieved June o2, 1969, from http://dx.doi.org/10.2307/3586098
Mappiasse, & Ahmad. (2014). Evaluation of English as a Foreign Language and Its Curriculum in Indonesia: A Review. (Canadian Center of Science and Education, vol 7, No. 10, 2014) Retrieved september 22, 2014, from http://dx.doi.org/10.5539/elt.v7n10p113
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 David maulidi (Penulis)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Lisensi
Lisensi Creative Commons
Jurnal di publikasi oleh English Language Education, English Language Science and Applied English berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Anda bebas untuk:
Bagikan — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun
Beradaptasi — remix, ubah, dan kembangkan materi untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial
Di bawah ketentuan berikut:
Atribusi — Anda harus memberikan kredit yang sesuai, memberikan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan. Anda dapat melakukannya dengan cara apa pun yang wajar, tetapi tidak dengan cara apa pun yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Berbagi Serupa — Jika Anda mencampur, mengubah, atau membuat berdasarkan materi, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama seperti aslinya
Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi